Semua ATM Citibank di Toserba 7-Eleven yang tersebar diseluruh wilayah AS telah di infeksi program berbahaya. Walaupun ATM yang dirasuki program jahat ini terjadi di belahan dunia lain, tapi tidak menutup kemungkinan hal yang sama dapat terjadi di tanah air.
Wabah konsumen menggunakan kartu debet disebabkan terkuaknya informasi mengenai ribuan konsumen Citibank yang datanya telah dicuri oleh para hacker ketika mereka sedang menggunakan mesin ATM yang terdapat di toserba 7-Eleven.
Sepertinya, pangkal masalahnya terdapat pada jaringan toserba 7-Eleven yang berbasiskan Microsoft Windows, dapat diperbaiki dengan mudah serta dapat didiagnosis dari jauh, tapi sayangnya Windows mempunyai banyak celah yang dapat dimanfaatkan oleh para hacker.
Perusahaan yang mengoperasikan ATM di toserba 7-Eleven adalah Fiserv dan Cardtronics, dan kedua perusahaan tersebut sedang meneliti kelemahan pada jaringan komputer 7-Eleven.
Cardtronics mengatakan bahwa mereka menggunakan pin yang telah dienkripsi dan tiga kali lipat enkripsi data untuk melindungi informasi pengguna. Yang paling ditakutkan dari tindakan hacker ini adalah mereka mampu meraup uang miliaran hanya dengan menyerang komputer jaringan yang bertanggung jawab atas semua transaksi di ATM.
Untuk sementara ini, menggunakan empat buah digit PIN merupakan metada yang aman ketika Anda harus bertransaksi di bank, dan bank-bank harus siap dengan ancaman para hacker yang telah sukses menjebol komputer jaringan.
sumber : PC Media